Satelit & Radar Cuaca
Pantauan animasi Citra Satelit Himawari-9 dan Radar Cuaca secara waktu nyata (real-time) untuk mengamati pergerakan awan dan potensi hujan di wilayah Biak dan sekitarnya.
Animasi Satelit Cuaca
Buka Layar Penuh
Pada produk Himawari-9 EH menunjukkan suhu puncak awan yang didapat dari pengamatan radiasi pada panjang gelombang 10.4 mikrometer yang kemudian diklasifikasi dengan pewarnaan tertentu. Warna hitam atau biru menunjukkan tidak terdapat pembentukan awan (cerah), sedangkan semakin dingin suhu puncak awan (mendekati jingga hingga merah), menunjukkan pertumbuhan awan yang signifikan dan berpotensi terbentuknya awan Cumulonimbus.
Animasi Radar Cuaca
Buka Layar Penuh
Citra radar cuaca menggambarkan potensi intensitas curah hujan yang dideteksi oleh radar cuaca. Pengukuran intensitas curah hujan berdasarkan seberapa besar pancaran energi radar yang dipantulkan kembali oleh butiran air di dalam awan (produk Reflectivity dalam satuan dBZ). Makin besar energi pantul yang diterima radar, semakin besar nilai dBZ yang berarti intensitas hujan semakin besar.